Saat tampil di atas panggung, layar besar di belakang band menampilkan berbagai visual yang menyoroti isu kekerasan dan dugaan pelanggaran yang melibatkan pemerintah Amerika Serikat, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Salah satu momen yang paling ramai dibahas warganet adalah kemunculan tulisan “Last University Standing In Gaza”, disertai video yang memperlihatkan sebuah universitas hancur akibat ledakan.
Visual tersebut langsung menarik perhatian penonton dan menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Banyak yang menilai pesan yang disampaikan sangat jelas dan berani, mengingat Coachella merupakan salah satu festival musik terbesar di dunia.
Saat The Strokes membawakan lagu “Oblivius”, suasana panggung semakin terasa intens. Latar visual yang ditampilkan berisi potongan-potongan isu sosial dan politik, mulai dari gerakan hak sipil, Black Lives Matter, hingga konflik di Gaza.
Tidak hanya itu, terdapat pula sindiran terhadap lembaga seperti CIA serta kritik terhadap kebijakan pemerintah Amerika Serikat secara umum. Isu kekerasan di sejumlah wilayah seperti Gaza dan Iran juga ikut disorot dalam rangkaian visual yang ditampilkan.
Penampilan mereka semakin dramatis berkat tata lampu bernuansa oranye yang membuat atmosfer panggung terasa lebih tegang dan emosional.
Menariknya, penampilan The Strokes ini justru mendapat respons positif dari banyak penggemar, termasuk dari Indonesia. Di kolom komentar media sosial, banyak warganet yang mengaku respek terhadap keberanian band tersebut karena berani mengangkat isu sensitif di panggung sebesar Coachella, sesuatu yang jarang dilakukan musisi lain dalam acara sekelas itu.
Sikap kritis seperti ini bukan hal baru bagi Julian Casablancas dan The Strokes. Sejak awal karier, mereka memang dikenal kerap menyelipkan keresahan sosial dalam karya musiknya.
Salah satu contohnya adalah lagu “New York City Cops” dari album Is This It yang sempat ditarik dari versi rilis Amerika Serikat setelah tragedi serangan 11 September. Lagu tersebut dianggap sensitif karena dirilis dalam situasi nasional yang sedang berduka.
Selain itu, beberapa lagu lain seperti “Juicebox” dan “You Only Live Once” (2006) juga kerap dikaitkan dengan kegelisahan generasi muda terhadap kondisi global, termasuk bayang-bayang perang Irak pada masa itu.
Dengan penampilan penuh pesan di Coachella 2026, The Strokes kembali menegaskan identitas mereka sebagai band yang tidak hanya menghadirkan musik, tetapi juga berani bersuara terhadap isu sosial dan politik dunia.
(Maiza Jasmine A.R)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)
Berita Kesehatan Terkini Hari ini
Berita Kesehatan
bpjs kesehatan
kesehatan
poster kesehatan
cek bpjs kesehatan
call center bpjs kesehatan
edabu bpjs kesehatan
protokol kesehatan
dinas kesehatan
iuran bpjs kesehatan
kesehatan mental
cek bpjs kesehatan dengan nik
kondisi kesehatan mental
cara cek bpjs kesehatan
tes kesehatan mental
cara daftar bpjs kesehatan
menteri kesehatan
kantor bpjs kesehatan terdekat
daftar bpjs kesehatan online
asuransi kesehatan
alat kesehatan
kartu bpjs kesehatan
toko alat kesehatan terdekat
kementerian kesehatan
daftar bpjs kesehatan
cara cek bpjs kesehatan di hp
contoh poster kesehatan
bpjs kesehatan login
logo kesehatan
cek tagihan bpjs kesehatan
kesehatan masyarakat
kantor bpjs kesehatan
toko alat kesehatan
pusat kesehatan masyarakat
cek iuran bpjs kesehatan
makanan yang lezat namun dapat membahayakan kesehatan hukumnya adalah
login bpjs kesehatan
poster tentang kesehatan
gambar poster kesehatan
cara membuat bpjs kesehatan
bpjs kesehatan online
hari kesehatan nasional
cek bpjs kesehatan online
antrian online bpjs kesehatan
pcare bpjs kesehatan
kalung kesehatan
lpse kesehatan
hari kesehatan mental sedunia
pantun kesehatan
cara cek bpjs kesehatan aktif atau tidak
artikel tentang kesehatan
